Pendekatan Cognitive Behavioral Therapy pada Gangguan Cemas Menyeluruh: Sebuah Laporan Kasus
Keywords:
Gangguan Cemas Menyeluruh, Cognitive Behavioral Therapy, Distorsi Kognitif, Psikoterapi, KecemasanAbstract
Gangguan Cemas Menyeluruh (Generalized Anxiety Disorder/GAD) merupakan gangguan mental yang ditandai oleh kecemasan berlebihan dan menetap terhadap berbagai aspek kehidupan sehari-hari yang sulit dikendalikan serta sering disertai gejala somatik. Laporan kasus ini bertujuan menggambarkan penerapan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) pada pasien dengan Gangguan Cemas Menyeluruh serta mengevaluasi respons klinis terhadap kombinasi farmakoterapi dan psikoterapi. Pasien adalah laki-laki berusia 27 tahun yang datang dengan keluhan cemas sejak sembilan bulan sebelum pemeriksaan yang memberat dalam satu bulan terakhir. Kecemasan terutama berkaitan dengan pekerjaan dan kesehatan fisik, disertai keluhan nyeri ulu hati, sakit kepala, palpitasi, serta gangguan tidur. Pemeriksaan psikometri menggunakan DASS-42 menunjukkan tingkat kecemasan sangat berat. Pasien didiagnosis dengan Gangguan Cemas Menyeluruh (F41.1). Penatalaksanaan meliputi farmakoterapi dengan sertraline dan clobazam serta psikoterapi berupa psikoedukasi, teknik relaksasi, sleep hygiene, dan CBT dengan fokus restrukturisasi distorsi kognitif. Setelah sekitar tiga bulan terapi, pasien menunjukkan penurunan gejala kecemasan, peningkatan kemampuan coping, serta perbaikan skor kecemasan pada DASS-42. Hasil ini menunjukkan bahwa kombinasi CBT dan farmakoterapi efektif dalam menangani Gangguan Cemas Menyeluruh.
