Pendekatan Psikoterapi Psikodinamik pada Pasien Episode Depresif Berat Tanpa Gejala Psikotik: Laporan Kasus
Keywords:
Depresi Berat, Psikoterapi Psikodinamik, Konflik Keluarga, Kepribadian Ambang, Regulasi EmosiAbstract
Episode depresif berat merupakan gangguan suasana perasaan yang dapat menimbulkan penderitaan psikologis serta gangguan fungsi sosial dan pekerjaan. Laporan kasus ini menggambarkan seorang laki-laki berusia 25 tahun yang datang dengan keluhan utama sulit tidur, perasaan sedih berkepanjangan, kehilangan minat, serta penurunan fungsi kerja. Gejala muncul setelah konflik keluarga terkait tekanan finansial dan hubungan emosional yang tidak harmonis dengan orang tua sejak masa kanak-kanak. Pemeriksaan status mental menunjukkan mood sedih dengan afek sesuai, tanpa gangguan proses pikir maupun persepsi. Pemeriksaan psikometri menunjukkan depresi berat pada awal evaluasi. Pasien didiagnosis episode depresif berat tanpa gejala psikotik dengan ciri kepribadian emosional tidak stabil tipe ambang. Penatalaksanaan dilakukan dengan kombinasi farmakoterapi dan psikoterapi psikodinamik yang berfokus pada eksplorasi konflik intrapsikis serta dinamika relasi masa lalu. Selama proses terapi terjadi perbaikan gejala secara bertahap, peningkatan insight, serta rekonsiliasi emosional dengan figur orang tua. Pendekatan psikodinamik memberikan kontribusi penting dalam memperbaiki regulasi emosi dan hubungan interpersonal pasien.
