Psikoterapi Psikodinamik pada Pasien dengan Gangguan Campuran Cemas dan Depresi: Laporan Kasus pada Mahasiswi Usia 18 Tahun

Authors

  • Putra I Putu Risdianto Eka Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa, Universitas Udayana Author
  • Sandra Monica Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa, Universitas Udayana Author
  • Wardani Ida Aju Kusuma Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa, Universitas Udayana Author
  • Aryani Luh Nyoman Alit Program Studi Spesialis Kedokteran Jiwa, Universitas Udayana Author

Keywords:

Gangguan Campuran Cemas dan Depresi, Psikoterapi Psikodinamik, Konflik Intrapsikis, Remaja, Psikoterapi Suportif

Abstract

Gangguan campuran cemas dan depresi merupakan kondisi klinis yang ditandai oleh munculnya gejala kecemasan dan depresi secara bersamaan tanpa memenuhi kriteria penuh salah satu gangguan secara terpisah. Laporan kasus ini menggambarkan seorang perempuan berusia 18 tahun yang datang dengan keluhan cemas dan sedih sejak enam bulan terakhir, disertai gejala somatik seperti tremor, palpitasi, gangguan tidur, serta penurunan konsentrasi. Keluhan dipicu oleh konflik interpersonal dalam keluarga, pengalaman traumatis masa lalu, serta perasaan rendah diri yang berkaitan dengan kondisi sosial dan ekonomi keluarga. Pemeriksaan psikometri menunjukkan skor Beck Depression Inventory dan Beck Anxiety Inventory pada kategori berat pada awal evaluasi. Penatalaksanaan dilakukan melalui kombinasi farmakoterapi menggunakan fluoxetine dan clobazam serta psikoterapi suportif, relaksasi, dan psikoterapi psikodinamik. Selama masa terapi terjadi perbaikan gejala klinis yang ditandai dengan penurunan skor psikometri dan peningkatan fungsi psikososial. Pendekatan psikodinamik membantu pasien memahami konflik intrapsikis dan meningkatkan mekanisme koping adaptif. 

Published

2026-03-28